Seminar

Zakat dan Wakaf merupakan gerbang dalam pembangunan ekonomi atas dasar ibadah guna meningkatkan kesejahteraan umat. Meski sama sama memiliki nilai ibadah namun kesadaran masyarakat dalam mengimplementasikan kegiatan zakat dan wakaf masih tergolong sangat minim. Minimnya kesadaran masyarakat tidak lain dikarenakan praktik pengelolaan zakat dan wakaf masih terhalang oleh tingkat pemahaman yang kurang memadai di era digital saat ini dimana pembahasan tentang pentingnya zakat dan wakaf masih kurang familiar dibandingkan informasi mengenai pajak yang terus menerus dibumingkan.

Negara tentu perlu memaksimalkan pengelolaan zakat dan wakaf untuk mencegah berbagai problematika penghambat Pilantropi Islam (Zakat dan Wakaf), salah satunya adalah dengan mengoptimalkan pengelolaan zakat dan wakaf melalui organisasi pengelola zakat yaitu Badan Amil Zakat dan Nasional (BAZNAS). Pengelolaan wakaf yang baik dan benar dapat mengembangkan pembangunan ekonomi untuk memperluas kemanfaatan sosial, akan tetapi sampai hari ini pengelolaan zakat sepertinya masih simpang siur dikarenakan tidak dijumpainya suatu perintah dari negara bagi pengelola zakat untuk mengambil secara aktif kepada orang yang berkewajiban mengeluarkan zakat atau hendak mewakafkan sebagian hartanya kepada umat. Jika negara dalam hal ini pemerintah berani membuat peraturan dengan konsep tersebut maka zakat maupun wakaf yang dikelola tentu akan meningkat drastis dan dapat dimanfaatkan untuk membangun ekonomi berkelanjutan dengan menyentuh seluruh lapisan masyarakat bahkan pengelolaan dan hasilnya bisa lebih transparan melampaui pajak.

Berkaitan dengan hal tersebut maka wujud dari zakat dan wakaf nantinya bisa disalurkan melalui beranekaragam bentuk untuk membangun ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu melalui berbagai bentuk, diantaranya bantuan beasiswa, pengobatan gratis, balai pendidikan, pelatihan gratis, bantuan permodalan yang akhirnya dapat berkonstribusi membangun perekonomian negara yang adil dan merata. Apalagi saat ini teknologi memberikan kemudahan bagi pemerintah untuk mengakomodasi pengelolaan zakat dan wakaf secara efektif dan efisien. Era digital dan tekhnologi bagi generasi millenial sudah seharusnya menjadi faktor pendorong meningkatnya pengelolaan zakat dan wakaf tentunya dengan dibekali sumber daya manusia yang memadai dan kompeten. Merujuk fenomena yang terpapar diatas maka penting bagi kami untuk mengangkat tema:

“Filantropi Islam (Zakat dan Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0″.

TujuanTargetPeserta
  1. Melahirkan pemikiran dan gagasan dalam membuat jurnal-jurnal baru bagi program studi di lingkungan fakultas ekonomi dan bisnis islam.
  2. Menjadi garda terdepan dalam mengembangkan ilmu dan pendidikan ekonomi islam dimana pengajar, peneliti, praktisi maupun mahasiswa memiliki tanggungjawab moral dan spiritual dalam berpartisipasi menghadapi era distruption.
  3. Mengaktualisasi pilantropi islam zakat dan wakaf dalam kehidupan umat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat dan wakaf dalam membangun ekonomi berkelanjutan guna kesejahteraan umat melalui berbagai aspek seperti jaminan sosial, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.
  1. Diperoleh rumusan kontributif untuk melakukan pembaharuan dan pengembangan keilmuan ekonomi syariah.
  2. Terwujudnya bahan akademik pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sesuai dengan perkembangan zaman
  3. Diterbitkanya berbagai jurnal yang memiliki nilai kontributif dalam keilmuan ekonomi syariah.
  1. Perguruan Tinggi Jawa Tengah
  2. Pengelola Zakat dan Wakaf
  3. Akademisi
  4. Mahasiswa
  5. Praktisi

Narasumber dalam kegiatan ini antara lain:

  • Wimboh Santoso, SE., M.Sc., Ph.D – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
  • Tuan H Ahmad Shukri Yusoff – CEO Pusat Pungutan Zakat (PPZ) Malaysia
  • Dr. Ahmad Furqon, Lc., MA – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo
  • Dr. Aria Farah Mita MSM, CPA, CIFRS, CA – Dosen FEB – Universitas Indonesia

Call for Papers

Tema Call for Papers adalah “Filantropi Islam (Zakat dan Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0” dengan subtema bidang Ekonomi, Keuangan, Akuntansi, Bisnis, Pendidikan Ekonomi.

TopikSyarat dan KetentuanOpportunity

Call for papers Festival Ekonomi Islam (FEIS) mencakup topik-topik berikut ini:

  1. Zakat dan Wakaf
  2. Akuntansi dan Keuangan Syariah
  3. Ekonomi Syariah
  4. Perbankan Syariah
  5. Pendidikan Akuntansi dan Ekonomi
  6. Manajemen dan Industri Halal
  7. Digital Marketing
  8. Pasar Modal Syariah
  9. Hukum Ekonomi Syariah
  1. Artikel ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia
  2. Abstrak tidak lebih dari 250 kata
  3. Panjang kertas adalah antara 5000-7000 kata (tidak termasuk angka, tabel & referensi)
  4. Font: Times New Roman, ukuran: 12, ukuran kertas A4, 1,5 spasi.
  5. Gaya referensi: APA.
  6. Menggunakan reference manager “Mendeley”

Artikel terpilih memiliki peluang untuk dipublikasikan di:

  1. Jurnal terakreditasi Nasional (Sinta 2):
    • Economica: Jurnal Ekonomi Syariah *
    • Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
    • Al-Ahkam
    • Dinamika Pendidikan Ekonomi
  2. Jurnal nasional akreditasi (Sinta 3-6):
    • Malia
    • Journal of Islamic Accounting and Finance Research
    • Journal of Islamic Economic management and Business
    • Journal of Digital Marketing and Halal Management
    • Al-Arbah: Journal of Islamic Finance and Banking
    • AFEBI Management and Business Review
    • AFEBI Economic and Finance Review
    • AFEBI Accounting Review
    • AFEBI Islamic Finance and Economic Review
  3. Proceeding FEIS

*(6 artikel terbaik dipublikasikan di Edisi 1 dan 2 tahun 2020)

 

Olimpiade

National Islamic Economic Olympiad

“ Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”

Tiga dasawarsa terakhir eksistensi Ekonomi Islam mengalami kemajuan yang pesat dan menjadi sorotan utama negara-negara di dunia. Terbukti dengan semakin maraknya institusi keuangan syariah, wisata syariah, produk syariah dan hal lain yang bertujuan untuk kesejahteraan ummat. Dalam kajian akademis, Ekonomi Islam telah dikembangkan dibeberapa universitas baik di negara-negara muslim, maupun di negara-negara barat. Di Indonesia, perkembangan pembelajaran dan praktik Ekonomi Islam juga telah mengalami kemajuan yang signifikan. Pembelajaran mengenai Ekonomi Islam telah diajarkan di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta. Oleh Karena itu, pertumbuhan tersebut harus diiringi dengan persiapan Sumber Daya Manusia yang professional.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang mencoba menangkap peluang tersebut dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UIN Walisongo Semarang ke 48 dengan mengadakan multievent yang dikemas dengan tema“ Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Salah satu rangkaian kegiatan adalah National Islamic Economic Olympiad 2018 (NIEO) yang merupakan ajang pencarian potensi diri dalam bidang ekonomi, selain itu juga ajang kompetisi antar mahasiswa akuntansi dan ekonomi di Indonesia serta untuk membantu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang kompeten.

National Islamic Economic Olympiad 2018 dengan tema “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Merupakan wadah untuk mahasiswa jurusan akuntansi dan ekonomi se Indonesia untuk menunjukkan dan mengembangkan passion dalam diri mereka. Harapan dalam kegiatan ini mahasiswa yang berkompetisi dapat memperhitungkan setiap langkah mereka untuk mengembangkan diri maupun membanggakan almamater.

Tanggal PentingKetentuan PendaftaranPeraturan UmumPeraturan KhususMateri
Pendaftaran : 9 Maret – 20 April 2018
Babak Penyisihan Online : 28 April 2018
Pengumuman Babak Penyisihan : 30 April 2018
Seminar, Semi Final dan Final : 15 Mei 2018
  1. Mengisi formulir pendaftaran online pada website feis.walisongo.ac.id (hanya 1 orang perwakilan tim) dan mengirimkan email data diri anggota tim lengkap ke alamat : feis@walisongo.ac.id.
  2. Berkas persyaratan yang harus di email :
    • Foto berwarna ukuran 3×4
    • Scan Kartu Tanda Mahasiswa
    • Scan atau foto bukti transfer
  3. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000,00/tim, dengan cara transfer ke rekening Bank Jateng Syariah No. 5-031-00143-0 a/n RPL 134 UIN WS Kelolaan BLU (Kode Bank 113)
  4. Apabila telah mendaftar dan mengirimkan berkas pendaftaran, diharapkan konfirmasi ke Saudari Nandiyah 089510636273 (WA)
  5. Berkas persyaratan paling lambat di kirim tanggal 20 April 2018 ke email feis@walisongo.ac.id dengan subjek Pendaftaran_Nama Universitas
  6. Apabila mengajak mahasiswa selain tim lomba, diharapkan untuk mendaftar sebagai peserta biasa dengan biaya kepesertaan sebesar Rp 50.000,00/orang, dan dosen pendamping diharapkan mendaftar sebagai peserta umum atau anggota iai di feis.walisongo.ac.id.
  1. Peserta merupakan mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) atau Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari semua jurusan.
  2. Tim yang berhak mengikuti babak penyisihan adalah tim yang telah mengirimkan formulir dan membayar biaya pendaftaran.
  3. Setiap Universitas diperbolehkan mendaftar maksimal 3 tim, dan setiap tim terdiri dari 3 orang yang merupakan mahasiswa aktif.
  4. Jika ada perubahan anggota tim, peserta wajib memberitahukan informasi tersebut pada panitia maksimal h-2 babak penyisihan NIEO.
  5. Apabila panitia menemukan bahwa anggota tim peserta tidak sesuai dengan yang terdaftar, maka tim peserta akan didiskualifikasi dan dinyatakan gugur.
  6. Tim yang telah mendaftar tidak diperbolehkan untuk mengundurkan diri.
  7. Setiap anggota tim diwajibkan untuk berpakaian rapi dan menggunakan jas almamater universitas saat mengikuti NIEO.
  8. Tim peserta dilarang membuat keributan dan berbuat kecurangan dalam bentuk apapun.
  9. Tim peserta dilarang meninggalkan tempat selama kompetisi berlangsung, kecuali dengan alasan yang dapat diterima oleh panitia.
  10. Selama kompetisi berlangsung peserta dilarang mengakses internet dan mengaktifkan alat komunikasi yang dapat mengganggu kompetisi.
  11. Keputusan juri berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

NIEO dilaksanakan melalui 3 babak, yaitu :

    1. Babak penyisihan
      • Setiap tim yang terdiri dari 3 orang mengerjakan soal online secara individu, kemudian nilai individu akan diakumulasikan untuk mengetahui nilai akhir.
      • Soal dikerjakan selama 90 menit secara online dan akan menghilang dengan sendirinya .
      • Tes akan diadakan pada tanggal 28 April 2018.
      • Akan dipilih 6 tim dengan nilai tertinggi untuk maju ke babak selanjutnya yang diadakan pada tanggal 15 Mei 2018 di UIN Walisongo Semarang.
      • Cara penilaian pada tahap ini :
        • Benar 1
        • Salah 0
        • Tidak dijawab 0
    2. Tahap Semi Final
        • Pertanyaan Wajib

      Setiap tim akan diberika pertanyaan wajib sebanyak 5 pertanyaan. Tim harus menunjuk juru bicara yang akan menjawab pertanyaan. Jawaban benar bernilai +10 dan salah tidak mengurangi nilai.

        • Pertanyaan rebutan

      Pada tahap ini, semua anggota peserta diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan. Jumlah soal pada tahap ini adalah 10 soal. Peserta hanya boleh menjawab pertanyaan ketika dipersilahkan oleh panitia. Jawaban benar bernilai +20 dan salah -10.

        • Trivial

      Pada tahap ini, smeua peserta diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan. Peserta hanya boleh menjawab pertanyaan ketika dipersilahkan oleh panitia. Jumlah soal pada tahap ini adalah 10 soal dengan penilaian bertingkat +10 s/d +100. Jika soal dijawab salah, maka nilai akan dikurangi 50% dari poin soal yang dibacakan.

    3. Tahap Final

Tahap final diikuti oleh 3 tim terbaik dengan nilai tertinggi dari tahap sebelumnya. Pada tahap ini, peserta akan diberikan studi kasus yang akan dipecahkan dan didiskusikan dengan anggota timnya dan kemudian dipersentasikan. Studi kasus berkaitan dengan tema yang diangkat. Waktu diskusi adalah 15 menit dan waktu persentasi adalah 7 menit. Pada saat pemecahan kasus, peserta di fasilitasi 1 laptop untuk 1 tim. Peserta tidak diperkenankan untuk mengakses internet maupun buku.

  1. Ekonomi Mikro dan Makro (konvensional dan syariah)
  2. Akuntansi (konvensional dan syariah)
  3. Lembaga Keuangan Syariah
  4. Fiqh Muamalah

 

AGENDA FESTIVAL EKONOMI ISLAM 2018
DALAM RANGKA DIES NATALIS UIN WALISONGO KE 58
Time Session Speaker
07.00 – 08.00 Registrasi
08.00 – 09.00 Upacara Pembukaan

  1. Tilawatil Quran
  2. Indonesia Raya
  3. Hymne-Mars UIN Walisongo
  4. Tari
  5. Sambutan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
  6. SambutanKetuaIAIWilayahJawaTengah
  7. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
  8. Sambutan Rektor UIN Walisongo Semarang sekaligus membuka acara
  9. Doa
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Imam Yahya, M.Ag.
Ketua IAI Wilayah Jawa Tengah, Drs. Tarmizi Achmad,MBA.,Ph.D. Ak.,CA.,CPA
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, SE.,M.Sc.,Ph.D
Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Muhibbin, M.Ag
09.00 – 09.10 Break / Press Conference
09.10 – 11.45 Pannel Session

“Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)”.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, SE.,M.Sc.,Ph.D
Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso
Akademisi (Pakar Ekonomi Islam UIN Walisongo), Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.AgModerator : Dr. Ali Murtadho, M.Ag
11.45 – 13.00 Break
13.00 – 15.30 Class PPL Calss A Class B Class C Class D Olimpiade Class
Workshop PSAK Syariah Wiroso / Anggota DSAS

Moderator : Drs.Wahab Zaenuri, MM

Presentasi Papers
Sub tema : “Pendidikan Ekonomi”.Fasilitator :
Johan Arifin, MM
Presentasi Papers
Sub tema : “Ekonomi, Manajemen, Ekonomi Syariah”.Fasilitator :
Dr. M. Furqon, LC
Presentasi Papers
Sub tema : Akuntansi/Akuntansi Syariah”Fasilitator: Muhammad Fauzi, SE., MM
Presentasi Papers
Sub tema : “Bisnis, Financial”.Fasilitator: Drs. Nurhuda, M.Ag
Cerdas Cermat

Fasilitator: Dr. Chairul Anwar, M.Ag

15.30 –15.40 Break
15.40 -16.00 Penutupan

  • Penganugerahan Best Papers
  • Pengumuman Pemenang Lomba Olimpiade
Ketua Panitia Festival Ekonomi Islam, Dr. Ratno Agriyanto, M.Si, CA, CPAI
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Imam Yahya, M.Ag.

PPL Akuntan

Pendidikan Profesional Akuntan (PPL) adalah kegiatan belajar terus menerus (continous learning) yang harus ditempuh oleh akuntan profesional agar senantiasa dapat memelihara, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi profesionalnya.

Tujuan PPl adalah untuk mendorong akuntan profesional memelihara, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi profesionalnya secara berkesinambungan, membekali akuntan profesional dengan pengetahuan dan keahlian mutakhir di bidangnya sehingga mampu menerapkannya dengan baik dalam menjalankan tugas dan kewajiban profesional mereka, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada profesi akuntan dengan menunjukkan bahwa akuntan memiliki standar kompetensi profesional sesuai dengan harapan masyarakat pengguna jasa.

Sejalan dengan keinginan untuk memudahkan pemahaman dan pengetahuan tentang perkembangan akuntansi syariah saat ini, maka Program studi Akuntansi Syariah Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang (FEBI UIN Walisongo) bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah akan menyelenggarakan PPL Akuntan yang merupakan rangkaian Festival Ekonomi Islam 2019 dengan tema:

“Filantropi Islam (Zakat dan Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0”.

PPL Akuntan ini akan diselenggarakan pada tanggal 26 September 2019. Peserta akan mendapatkan 8 SKP IAI.

Pembicara: Dr. Aria Farah Mita MSM, CPA, CIFRS, CA. (Dosen FEB – Universitas Indonesia)


Tempat pelaksanaan: Aula 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang

 

 

 

 

PPL Akuntan

PPL Akuntan

Pendidikan Profesional Akuntan (PPL) adalah kegiatan belajar terus menerus (continous learning) yang harus ditempuh oleh akuntan profesional agar senantiasa dapat memelihara, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi profesionalnya.

Tujuan PPl adalah untuk mendorong akuntan profesional memelihara, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi profesionalnya secara berkesinambungan, membekali akuntan profesional dengan pengetahuan dan keahlian mutakhir di bidangnya sehingga mampu menerapkannya dengan baik dalam menjalankan tugas dan kewajiban profesional mereka, serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada profesi akuntan dengan menunjukkan bahwa akuntan memiliki standar kompetensi profesional sesuai dengan harapan masyarakat pengguna jasa.

Sejalan dengan keinginan untuk memudahkan pemahaman dan pengetahuan tentang perkembangan akuntansi syariah saat ini, maka Program studi Akuntansi Syariah Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang (FEBI UIN Walisongo) bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah akan menyelenggarakan PPL Akuntan yang merupakan rangkaian Festival Ekonomi Islam 2019 dengan tema:

“Filantropi Islam (Zakat dan Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0”.

PPL Akuntan ini akan diselenggarakan pada tanggal 26 September 2019. Peserta akan mendapatkan 8 SKP IAI.

Pembicara: Dr. Aria Farah Mita MSM, CPA, CIFRS, CA. (Dosen FEB – Universitas Indonesia)


Tempat pelaksanaan: Aula 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang

 

 

 

 

Olimpiade Mahasiswa

Olimpiade

National Islamic Economic Olympiad

“ Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”

Tiga dasawarsa terakhir eksistensi Ekonomi Islam mengalami kemajuan yang pesat dan menjadi sorotan utama negara-negara di dunia. Terbukti dengan semakin maraknya institusi keuangan syariah, wisata syariah, produk syariah dan hal lain yang bertujuan untuk kesejahteraan ummat. Dalam kajian akademis, Ekonomi Islam telah dikembangkan dibeberapa universitas baik di negara-negara muslim, maupun di negara-negara barat. Di Indonesia, perkembangan pembelajaran dan praktik Ekonomi Islam juga telah mengalami kemajuan yang signifikan. Pembelajaran mengenai Ekonomi Islam telah diajarkan di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta. Oleh Karena itu, pertumbuhan tersebut harus diiringi dengan persiapan Sumber Daya Manusia yang professional.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang mencoba menangkap peluang tersebut dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UIN Walisongo Semarang ke 48 dengan mengadakan multievent yang dikemas dengan tema“ Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Salah satu rangkaian kegiatan adalah National Islamic Economic Olympiad 2018 (NIEO) yang merupakan ajang pencarian potensi diri dalam bidang ekonomi, selain itu juga ajang kompetisi antar mahasiswa akuntansi dan ekonomi di Indonesia serta untuk membantu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang kompeten.

National Islamic Economic Olympiad 2018 dengan tema “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Merupakan wadah untuk mahasiswa jurusan akuntansi dan ekonomi se Indonesia untuk menunjukkan dan mengembangkan passion dalam diri mereka. Harapan dalam kegiatan ini mahasiswa yang berkompetisi dapat memperhitungkan setiap langkah mereka untuk mengembangkan diri maupun membanggakan almamater.

Tanggal PentingKetentuan PendaftaranPeraturan UmumPeraturan KhususMateri
Pendaftaran : 9 Maret – 20 April 2018
Babak Penyisihan Online : 28 April 2018
Pengumuman Babak Penyisihan : 30 April 2018
Seminar, Semi Final dan Final : 15 Mei 2018
  1. Mengisi formulir pendaftaran online pada website feis.walisongo.ac.id (hanya 1 orang perwakilan tim) dan mengirimkan email data diri anggota tim lengkap ke alamat : feis@walisongo.ac.id.
  2. Berkas persyaratan yang harus di email :
    • Foto berwarna ukuran 3×4
    • Scan Kartu Tanda Mahasiswa
    • Scan atau foto bukti transfer
  3. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000,00/tim, dengan cara transfer ke rekening Bank Jateng Syariah No. 5-031-00143-0 a/n RPL 134 UIN WS Kelolaan BLU (Kode Bank 113)
  4. Apabila telah mendaftar dan mengirimkan berkas pendaftaran, diharapkan konfirmasi ke Saudari Nandiyah 089510636273 (WA)
  5. Berkas persyaratan paling lambat di kirim tanggal 20 April 2018 ke email feis@walisongo.ac.id dengan subjek Pendaftaran_Nama Universitas
  6. Apabila mengajak mahasiswa selain tim lomba, diharapkan untuk mendaftar sebagai peserta biasa dengan biaya kepesertaan sebesar Rp 50.000,00/orang, dan dosen pendamping diharapkan mendaftar sebagai peserta umum atau anggota iai di feis.walisongo.ac.id.
  1. Peserta merupakan mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) atau Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari semua jurusan.
  2. Tim yang berhak mengikuti babak penyisihan adalah tim yang telah mengirimkan formulir dan membayar biaya pendaftaran.
  3. Setiap Universitas diperbolehkan mendaftar maksimal 3 tim, dan setiap tim terdiri dari 3 orang yang merupakan mahasiswa aktif.
  4. Jika ada perubahan anggota tim, peserta wajib memberitahukan informasi tersebut pada panitia maksimal h-2 babak penyisihan NIEO.
  5. Apabila panitia menemukan bahwa anggota tim peserta tidak sesuai dengan yang terdaftar, maka tim peserta akan didiskualifikasi dan dinyatakan gugur.
  6. Tim yang telah mendaftar tidak diperbolehkan untuk mengundurkan diri.
  7. Setiap anggota tim diwajibkan untuk berpakaian rapi dan menggunakan jas almamater universitas saat mengikuti NIEO.
  8. Tim peserta dilarang membuat keributan dan berbuat kecurangan dalam bentuk apapun.
  9. Tim peserta dilarang meninggalkan tempat selama kompetisi berlangsung, kecuali dengan alasan yang dapat diterima oleh panitia.
  10. Selama kompetisi berlangsung peserta dilarang mengakses internet dan mengaktifkan alat komunikasi yang dapat mengganggu kompetisi.
  11. Keputusan juri berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

NIEO dilaksanakan melalui 3 babak, yaitu :

    1. Babak penyisihan
      • Setiap tim yang terdiri dari 3 orang mengerjakan soal online secara individu, kemudian nilai individu akan diakumulasikan untuk mengetahui nilai akhir.
      • Soal dikerjakan selama 90 menit secara online dan akan menghilang dengan sendirinya .
      • Tes akan diadakan pada tanggal 28 April 2018.
      • Akan dipilih 6 tim dengan nilai tertinggi untuk maju ke babak selanjutnya yang diadakan pada tanggal 15 Mei 2018 di UIN Walisongo Semarang.
      • Cara penilaian pada tahap ini :
        • Benar 1
        • Salah 0
        • Tidak dijawab 0
    2. Tahap Semi Final
        • Pertanyaan Wajib

      Setiap tim akan diberika pertanyaan wajib sebanyak 5 pertanyaan. Tim harus menunjuk juru bicara yang akan menjawab pertanyaan. Jawaban benar bernilai +10 dan salah tidak mengurangi nilai.

        • Pertanyaan rebutan

      Pada tahap ini, semua anggota peserta diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan. Jumlah soal pada tahap ini adalah 10 soal. Peserta hanya boleh menjawab pertanyaan ketika dipersilahkan oleh panitia. Jawaban benar bernilai +20 dan salah -10.

        • Trivial

      Pada tahap ini, smeua peserta diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan. Peserta hanya boleh menjawab pertanyaan ketika dipersilahkan oleh panitia. Jumlah soal pada tahap ini adalah 10 soal dengan penilaian bertingkat +10 s/d +100. Jika soal dijawab salah, maka nilai akan dikurangi 50% dari poin soal yang dibacakan.

    3. Tahap Final

Tahap final diikuti oleh 3 tim terbaik dengan nilai tertinggi dari tahap sebelumnya. Pada tahap ini, peserta akan diberikan studi kasus yang akan dipecahkan dan didiskusikan dengan anggota timnya dan kemudian dipersentasikan. Studi kasus berkaitan dengan tema yang diangkat. Waktu diskusi adalah 15 menit dan waktu persentasi adalah 7 menit. Pada saat pemecahan kasus, peserta di fasilitasi 1 laptop untuk 1 tim. Peserta tidak diperkenankan untuk mengakses internet maupun buku.

  1. Ekonomi Mikro dan Makro (konvensional dan syariah)
  2. Akuntansi (konvensional dan syariah)
  3. Lembaga Keuangan Syariah
  4. Fiqh Muamalah

 

AGENDA FESTIVAL EKONOMI ISLAM 2018
DALAM RANGKA DIES NATALIS UIN WALISONGO KE 58
Time Session Speaker
07.00 – 08.00 Registrasi
08.00 – 09.00 Upacara Pembukaan

  1. Tilawatil Quran
  2. Indonesia Raya
  3. Hymne-Mars UIN Walisongo
  4. Tari
  5. Sambutan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
  6. SambutanKetuaIAIWilayahJawaTengah
  7. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
  8. Sambutan Rektor UIN Walisongo Semarang sekaligus membuka acara
  9. Doa
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Imam Yahya, M.Ag.
Ketua IAI Wilayah Jawa Tengah, Drs. Tarmizi Achmad,MBA.,Ph.D. Ak.,CA.,CPA
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, SE.,M.Sc.,Ph.D
Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Muhibbin, M.Ag
09.00 – 09.10 Break / Press Conference
09.10 – 11.45 Pannel Session

“Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)”.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, SE.,M.Sc.,Ph.D
Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso
Akademisi (Pakar Ekonomi Islam UIN Walisongo), Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.AgModerator : Dr. Ali Murtadho, M.Ag
11.45 – 13.00 Break
13.00 – 15.30 Class PPL Calss A Class B Class C Class D Olimpiade Class
Workshop PSAK Syariah Wiroso / Anggota DSAS

Moderator : Drs.Wahab Zaenuri, MM

Presentasi Papers
Sub tema : “Pendidikan Ekonomi”.Fasilitator :
Johan Arifin, MM
Presentasi Papers
Sub tema : “Ekonomi, Manajemen, Ekonomi Syariah”.Fasilitator :
Dr. M. Furqon, LC
Presentasi Papers
Sub tema : Akuntansi/Akuntansi Syariah”Fasilitator: Muhammad Fauzi, SE., MM
Presentasi Papers
Sub tema : “Bisnis, Financial”.Fasilitator: Drs. Nurhuda, M.Ag
Cerdas Cermat

Fasilitator: Dr. Chairul Anwar, M.Ag

15.30 –15.40 Break
15.40 -16.00 Penutupan

  • Penganugerahan Best Papers
  • Pengumuman Pemenang Lomba Olimpiade
Ketua Panitia Festival Ekonomi Islam, Dr. Ratno Agriyanto, M.Si, CA, CPAI
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Imam Yahya, M.Ag.

Pengumuman Peserta Call for Papers

Peserta Call Paper

Festival Ekonomi Islam 2018

“Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)”

Semarang, 15 Mei 2018

Berikut nama-nama yang makalahnya lolos seleksi untuk menjadi peserta Call for Papers dalam Festival Ekonomi Islam 2018 dengan tema “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)”. Peserta yang tidak lolos seleksi dapat mendaftarkan diri sebagai peserta non-call paper (participant) hingga tanggal 1 Mei 2018.

Untuk nama-nama yang lolos dapat diunduh disini:

Penyisihan Batch I

Penyisihan Batch II

Filantropi Islam (Zakat dan Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0

Seminar

Zakat dan Wakaf merupakan gerbang dalam pembangunan ekonomi atas dasar ibadah guna meningkatkan kesejahteraan umat. Meski sama sama memiliki nilai ibadah namun kesadaran masyarakat dalam mengimplementasikan kegiatan zakat dan wakaf masih tergolong sangat minim. Minimnya kesadaran masyarakat tidak lain dikarenakan praktik pengelolaan zakat dan wakaf masih terhalang oleh tingkat pemahaman yang kurang memadai di era digital saat ini dimana pembahasan tentang pentingnya zakat dan wakaf masih kurang familiar dibandingkan informasi mengenai pajak yang terus menerus dibumingkan.

Negara tentu perlu memaksimalkan pengelolaan zakat dan wakaf untuk mencegah berbagai problematika penghambat Pilantropi Islam (Zakat dan Wakaf), salah satunya adalah dengan mengoptimalkan pengelolaan zakat dan wakaf melalui organisasi pengelola zakat yaitu Badan Amil Zakat dan Nasional (BAZNAS). Pengelolaan wakaf yang baik dan benar dapat mengembangkan pembangunan ekonomi untuk memperluas kemanfaatan sosial, akan tetapi sampai hari ini pengelolaan zakat sepertinya masih simpang siur dikarenakan tidak dijumpainya suatu perintah dari negara bagi pengelola zakat untuk mengambil secara aktif kepada orang yang berkewajiban mengeluarkan zakat atau hendak mewakafkan sebagian hartanya kepada umat. Jika negara dalam hal ini pemerintah berani membuat peraturan dengan konsep tersebut maka zakat maupun wakaf yang dikelola tentu akan meningkat drastis dan dapat dimanfaatkan untuk membangun ekonomi berkelanjutan dengan menyentuh seluruh lapisan masyarakat bahkan pengelolaan dan hasilnya bisa lebih transparan melampaui pajak.

Berkaitan dengan hal tersebut maka wujud dari zakat dan wakaf nantinya bisa disalurkan melalui beranekaragam bentuk untuk membangun ekonomi masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu melalui berbagai bentuk, diantaranya bantuan beasiswa, pengobatan gratis, balai pendidikan, pelatihan gratis, bantuan permodalan yang akhirnya dapat berkonstribusi membangun perekonomian negara yang adil dan merata. Apalagi saat ini teknologi memberikan kemudahan bagi pemerintah untuk mengakomodasi pengelolaan zakat dan wakaf secara efektif dan efisien. Era digital dan tekhnologi bagi generasi millenial sudah seharusnya menjadi faktor pendorong meningkatnya pengelolaan zakat dan wakaf tentunya dengan dibekali sumber daya manusia yang memadai dan kompeten. Merujuk fenomena yang terpapar diatas maka penting bagi kami untuk mengangkat tema:

“Filantropi Islam (Zakat dan Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development di Era Revolusi Industri 4.0″.

TujuanTargetPeserta
  1. Melahirkan pemikiran dan gagasan dalam membuat jurnal-jurnal baru bagi program studi di lingkungan fakultas ekonomi dan bisnis islam.
  2. Menjadi garda terdepan dalam mengembangkan ilmu dan pendidikan ekonomi islam dimana pengajar, peneliti, praktisi maupun mahasiswa memiliki tanggungjawab moral dan spiritual dalam berpartisipasi menghadapi era distruption.
  3. Mengaktualisasi pilantropi islam zakat dan wakaf dalam kehidupan umat dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat dan wakaf dalam membangun ekonomi berkelanjutan guna kesejahteraan umat melalui berbagai aspek seperti jaminan sosial, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.
  1. Diperoleh rumusan kontributif untuk melakukan pembaharuan dan pengembangan keilmuan ekonomi syariah.
  2. Terwujudnya bahan akademik pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sesuai dengan perkembangan zaman
  3. Diterbitkanya berbagai jurnal yang memiliki nilai kontributif dalam keilmuan ekonomi syariah.
  1. Perguruan Tinggi Jawa Tengah
  2. Pengelola Zakat dan Wakaf
  3. Akademisi
  4. Mahasiswa
  5. Praktisi

Narasumber dalam kegiatan ini antara lain:

  • Wimboh Santoso, SE., M.Sc., Ph.D – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
  • Tuan H Ahmad Shukri Yusoff – CEO Pusat Pungutan Zakat (PPZ) Malaysia
  • Dr. Ahmad Furqon, Lc., MA – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo
  • Dr. Aria Farah Mita MSM, CPA, CIFRS, CA – Dosen FEB – Universitas Indonesia