Olimpiade

National Islamic Economic Olympiad

“ Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”

Tiga dasawarsa terakhir eksistensi Ekonomi Islam mengalami kemajuan yang pesat dan menjadi sorotan utama negara-negara di dunia. Terbukti dengan semakin maraknya institusi keuangan syariah, wisata syariah, produk syariah dan hal lain yang bertujuan untuk kesejahteraan ummat. Dalam kajian akademis, Ekonomi Islam telah dikembangkan dibeberapa universitas baik di negara-negara muslim, maupun di negara-negara barat. Di Indonesia, perkembangan pembelajaran dan praktik Ekonomi Islam juga telah mengalami kemajuan yang signifikan. Pembelajaran mengenai Ekonomi Islam telah diajarkan di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta. Oleh Karena itu, pertumbuhan tersebut harus diiringi dengan persiapan Sumber Daya Manusia yang professional.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang mencoba menangkap peluang tersebut dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UIN Walisongo Semarang ke 48 dengan mengadakan multievent yang dikemas dengan tema“ Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Salah satu rangkaian kegiatan adalah National Islamic Economic Olympiad 2018 (NIEO) yang merupakan ajang pencarian potensi diri dalam bidang ekonomi, selain itu juga ajang kompetisi antar mahasiswa akuntansi dan ekonomi di Indonesia serta untuk membantu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang kompeten.

National Islamic Economic Olympiad 2018 dengan tema “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Merupakan wadah untuk mahasiswa jurusan akuntansi dan ekonomi se Indonesia untuk menunjukkan dan mengembangkan passion dalam diri mereka. Harapan dalam kegiatan ini mahasiswa yang berkompetisi dapat memperhitungkan setiap langkah mereka untuk mengembangkan diri maupun membanggakan almamater.

Tanggal PentingKetentuan PendaftaranPeraturan UmumPeraturan KhususMateri
Pendaftaran : 9 Maret – 20 April 2018
Babak Penyisihan Online : 28 April 2018
Pengumuman Babak Penyisihan : 30 April 2018
Seminar, Semi Final dan Final : 15 Mei 2018
  1. Mengisi formulir pendaftaran online pada website feis.walisongo.ac.id (hanya 1 orang perwakilan tim) dan mengirimkan email data diri anggota tim lengkap ke alamat : feis@walisongo.ac.id.
  2. Berkas persyaratan yang harus di email :
    • Foto berwarna ukuran 3×4
    • Scan Kartu Tanda Mahasiswa
    • Scan atau foto bukti transfer
  3. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 150.000,00/tim, dengan cara transfer ke rekening Bank Jateng Syariah No. 5-031-00143-0 a/n RPL 134 UIN WS Kelolaan BLU (Kode Bank 113)
  4. Apabila telah mendaftar dan mengirimkan berkas pendaftaran, diharapkan konfirmasi ke Saudari Nandiyah 089510636273 (WA)
  5. Berkas persyaratan paling lambat di kirim tanggal 20 April 2018 ke email feis@walisongo.ac.id dengan subjek Pendaftaran_Nama Universitas
  6. Apabila mengajak mahasiswa selain tim lomba, diharapkan untuk mendaftar sebagai peserta biasa dengan biaya kepesertaan sebesar Rp 50.000,00/orang, dan dosen pendamping diharapkan mendaftar sebagai peserta umum atau anggota iai di feis.walisongo.ac.id.
  1. Peserta merupakan mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) atau Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dari semua jurusan.
  2. Tim yang berhak mengikuti babak penyisihan adalah tim yang telah mengirimkan formulir dan membayar biaya pendaftaran.
  3. Setiap Universitas diperbolehkan mendaftar maksimal 3 tim, dan setiap tim terdiri dari 3 orang yang merupakan mahasiswa aktif.
  4. Jika ada perubahan anggota tim, peserta wajib memberitahukan informasi tersebut pada panitia maksimal h-2 babak penyisihan NIEO.
  5. Apabila panitia menemukan bahwa anggota tim peserta tidak sesuai dengan yang terdaftar, maka tim peserta akan didiskualifikasi dan dinyatakan gugur.
  6. Tim yang telah mendaftar tidak diperbolehkan untuk mengundurkan diri.
  7. Setiap anggota tim diwajibkan untuk berpakaian rapi dan menggunakan jas almamater universitas saat mengikuti NIEO.
  8. Tim peserta dilarang membuat keributan dan berbuat kecurangan dalam bentuk apapun.
  9. Tim peserta dilarang meninggalkan tempat selama kompetisi berlangsung, kecuali dengan alasan yang dapat diterima oleh panitia.
  10. Selama kompetisi berlangsung peserta dilarang mengakses internet dan mengaktifkan alat komunikasi yang dapat mengganggu kompetisi.
  11. Keputusan juri berlaku mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

NIEO dilaksanakan melalui 3 babak, yaitu :

    1. Babak penyisihan
      • Setiap tim yang terdiri dari 3 orang mengerjakan soal online secara individu, kemudian nilai individu akan diakumulasikan untuk mengetahui nilai akhir.
      • Soal dikerjakan selama 90 menit secara online dan akan menghilang dengan sendirinya .
      • Tes akan diadakan pada tanggal 28 April 2018.
      • Akan dipilih 6 tim dengan nilai tertinggi untuk maju ke babak selanjutnya yang diadakan pada tanggal 15 Mei 2018 di UIN Walisongo Semarang.
      • Cara penilaian pada tahap ini :
        • Benar 1
        • Salah 0
        • Tidak dijawab 0
    2. Tahap Semi Final
        • Pertanyaan Wajib

      Setiap tim akan diberika pertanyaan wajib sebanyak 5 pertanyaan. Tim harus menunjuk juru bicara yang akan menjawab pertanyaan. Jawaban benar bernilai +10 dan salah tidak mengurangi nilai.

        • Pertanyaan rebutan

      Pada tahap ini, semua anggota peserta diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan. Jumlah soal pada tahap ini adalah 10 soal. Peserta hanya boleh menjawab pertanyaan ketika dipersilahkan oleh panitia. Jawaban benar bernilai +20 dan salah -10.

        • Trivial

      Pada tahap ini, smeua peserta diperbolehkan untuk menjawab pertanyaan. Peserta hanya boleh menjawab pertanyaan ketika dipersilahkan oleh panitia. Jumlah soal pada tahap ini adalah 10 soal dengan penilaian bertingkat +10 s/d +100. Jika soal dijawab salah, maka nilai akan dikurangi 50% dari poin soal yang dibacakan.

    3. Tahap Final

Tahap final diikuti oleh 3 tim terbaik dengan nilai tertinggi dari tahap sebelumnya. Pada tahap ini, peserta akan diberikan studi kasus yang akan dipecahkan dan didiskusikan dengan anggota timnya dan kemudian dipersentasikan. Studi kasus berkaitan dengan tema yang diangkat. Waktu diskusi adalah 15 menit dan waktu persentasi adalah 7 menit. Pada saat pemecahan kasus, peserta di fasilitasi 1 laptop untuk 1 tim. Peserta tidak diperkenankan untuk mengakses internet maupun buku.

  1. Ekonomi Mikro dan Makro (konvensional dan syariah)
  2. Akuntansi (konvensional dan syariah)
  3. Lembaga Keuangan Syariah
  4. Fiqh Muamalah

 

AGENDA FESTIVAL EKONOMI ISLAM 2018
DALAM RANGKA DIES NATALIS UIN WALISONGO KE 58
Time Session Speaker
07.00 – 08.00 Registrasi
08.00 – 09.00 Upacara Pembukaan

  1. Tilawatil Quran
  2. Indonesia Raya
  3. Hymne-Mars UIN Walisongo
  4. Tari
  5. Sambutan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
  6. SambutanKetuaIAIWilayahJawaTengah
  7. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
  8. Sambutan Rektor UIN Walisongo Semarang sekaligus membuka acara
  9. Doa
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Imam Yahya, M.Ag.
Ketua IAI Wilayah Jawa Tengah, Drs. Tarmizi Achmad,MBA.,Ph.D. Ak.,CA.,CPA
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, SE.,M.Sc.,Ph.D
Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Muhibbin, M.Ag
09.00 – 09.10 Break / Press Conference
09.10 – 11.45 Pannel Session

“Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)”.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, SE.,M.Sc.,Ph.D
Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso
Akademisi (Pakar Ekonomi Islam UIN Walisongo), Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag

Moderator : Dr. Ali Murtadho, M.Ag

11.45 – 13.00 Break
13.00 – 15.30 Class PPL Calss A Class B Class C Class D Olimpiade Class
Workshop PSAK Syariah Wiroso / Anggota DSAS

Moderator : Drs.Wahab Zaenuri, MM

Presentasi Papers
Sub tema : “Pendidikan Ekonomi”.

Fasilitator :
Johan Arifin, MM

Presentasi Papers
Sub tema : “Ekonomi, Manajemen, Ekonomi Syariah”.

Fasilitator :
Dr. M. Furqon, LC

Presentasi Papers
Sub tema : Akuntansi/Akuntansi Syariah”

Fasilitator: Muhammad Fauzi, SE., MM

Presentasi Papers
Sub tema : “Bisnis, Financial”.

Fasilitator: Drs. Nurhuda, M.Ag

Cerdas Cermat

Fasilitator: Dr. Chairul Anwar, M.Ag

15.30 –15.40 Break
15.40 -16.00 Penutupan

  • Penganugerahan Best Papers
  • Pengumuman Pemenang Lomba Olimpiade
Ketua Panitia Festival Ekonomi Islam, Dr. Ratno Agriyanto, M.Si, CA, CPAI
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Imam Yahya, M.Ag.

Call for Papers

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Sustainable Development Goals disingkat dengan SDGs adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

Tema Call for Papers adalah “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)” dengan subtema bidang Ekonomi, Keuangan, Akuntansi, Bisnis, Pendidikan Ekonomi.

TopikSyarat dan KetentuanOpportunity

Call for papers Festival Ekonomi Islam (FEIS) mencakup topik-topik berikut ini:

  1. Ekonomi Syariah:
    • Filsafat Ekonomi Syariah
    • Metodologi Ekonomi Syariah
    • Rancang Bangun Keilmuan Ekonomi Syariah
    • Peran Ekonomi Syariah terhadap Sustainable Development
    • Sustainable Development dalam Framework Maqashid Syariah
  2. Keuangan dan Bisnis Syariah
    • Keuangan Syariah dan Pengentasan Kemiskinan
    • Peran Keuangan Syariah dalam Inklusi Keuangan
    • Manajemen Lembaga Keuangan dan Bisnis Syariah
    • Penerapan Good Corporate Governance dalam Lembaga Keuangan dan Bisnis Syariah
    • Tren Industri Halal dalam Lanskap Keuangan dan Bisnis Syariah
    • Praktek Keuangan dan Bisnis Syariah Berbasis Filantropi Sosial
    • Implementasi Financial Technology dalam Keuangan dan Bisnis Syariah
    • Kerangka Hukum Pengembangan Produk Keuangan dan Bisnis Syariah
  3. Akuntansi Syariah
    • Akuntansi dan Auditing untuk Lembaga Keuangan Syariah
    • Standar Akuntansi dan Auditing Alternatif
    • Pelaporan Keuangan dan Perlakuan Akuntansi Syariah
    • Isu dalam Penerapan Standar Akuntansi dan Auditing untuk Lembaga Keuangan Syariah
    • Akuntansi Syariah dan Sustainable Development
  4. Pendidikan Ekonomi
    • Critical Review atas Buku Ajar Ekonomi Keuangan Syariah
    • Rancang Bangun Silabus Pengajaran Ekonomi Keuangan Syariah
    • Metodologi Pengajaran Ekonomi Keuangan Syariah
  1. Artikel ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia
  2. Abstrak tidak lebih dari 250 kata
  3. Panjang kertas adalah antara 5000-7000 kata (tidak termasuk angka, tabel & referensi)
  4. Font: Times New Roman, ukuran: 12, ukuran kertas A4, 1,5 spasi.
  5. Gaya referensi: APA.

Artikel terpilih memiliki peluang untuk dipublikasikan di:

  1. Jurnal terakreditasi Nasional:
    • Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
    • Sawwa: Jurnal Studi Gender
    • Al-Ahkam
    • Dinamika Pendidikan
  2. Jurnal nasional non-akreditasi:
    • Economica: Jurnal Ekonomi Islam
  3. Proceeding FEIS

 

Workshop PSAK Syariah

Akuntansi merupakan bidang yang tidak bisa dielakkan dalam kehidupan kelembagaan saat ini, baik lembaga keuangan maupun non keuangan. Baik buruknya perkembangan PSAK secara otomatis akan mempengaruhi bagus tidaknya perkembangan akuntansi. Dengan perkembangan ekonomi syariah yang cukup pesat di Indonesia saat ini, maka diperlukan juga keberadaan akuntansi syariah untuk mengimbangi laju perkembangan ekonomi syariah. Dengan keberadaan PSAK Syariah (Pedoman Standar Akuntansi Keuangan Syariah) akan mendorong terciptanya sistem akuntansi yang baik sehingga akan tersedia informasi yang dapat dipercaya.

Sejalan dengan keinginan untuk memudahkan pemahaman dan pengetahuan tentang perkembangan akuntansi syariah saat ini, maka Program studi Akuntansi Syariah Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang (FEBI UIN Walisongo) bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Tengah akan menyelenggarakan workshop akuntansi syariah yang merupakan rangkaian Festival Ekonomi Islam 2018 dengan tema:

“Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”.

Workshop Akuntansi Syariah kali ini akan membahas isu-isu terkini mengenai perkembangan akuntansi di Indonesia. Seminar dan Workshop ini akan diselenggarakan pada tanggal 15 Mei 2018. Peserta akan mendapatkan 8 SKP IAI.

Pembicara: Drs. M. Yusuf Wibisana M.Ec., Ak., CPA. (Ketua Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI)


Tempat pelaksanaan: Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo Semarang

 

 

 

 

Seminar

Pembangunan ekonomi pada dasarnya mencakup pertumbuhan ekonomi, yang merupakan tujuan yang ingin dicapai setiap negara di dunia. Di sisi yang lain, pembangunan ekonomi menciptakan efek samping berupa permasalahan lingkungan terutama lingkungan alam. Maka, muncullah konsep pembangunan berkelanjutan yang berupaya mencapai tujuan pembangunan tanpa mengabaikan faktor lingkungan. Sesuai definisi resmi dari PBB, pembangunan berkelanjutan (sustainable development) diartikan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Belakangan ini muncul istilah SDGs. SDGs pada awalnya merupakan inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dimulai pada 2012. PBB merekomendasikan kepada seluruh negara untuk mengadopsi SDGs yang terdiri dari 17 (tujuh belas) pencapaian.

Terkait SDGs, Gubernur Bank Indonesia pernah menyampaikan pandangan bahwa SDGs sejalan dengan semangat keuangan syariah yang berdasarkan nilai – nilai etika Islam yang diturunkan dari tujuan syariah (maqasid al-Shariah).

Perkembangan Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia itu sendiri mengalami kemajuan yang cukup pesat kurang lebih dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Perkembangan ini terjadi di hampir semua lembaga keuangan syariah, meliputi perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, reksadana syariah, obligasi syariah, pegadaian syariah, dan Baitul Mal wat Tamwil (BMT). Kemajuan serupa juga terjadi di sektor riil, seperti Hotel Syariah, Multy Level Marketing Syariah, dan sebagainya. Salah satu faktor yang menyebabkan berkembangnya lembaga keuangan syariah ini karena besarnya pengaruh Islam terhadap kehidupan masyarakat Indonesia, selain karena mayoritas penduduknya beragama Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek peribadatan akan tetapi juga dalam perekonomian yang sejalan dengan aturan syariah.

Berkaitan dengan SDGs peran ekonomi dan keuangan syariah paling tidak dapat berkontribusi dalam beberapa hal, antara lain; Pertama adalah no poverty, sifat industri keuangan syariah sangat mendukung tercapainya inklusi keuangan. Kajian-kajian empiris menemukan bahwa naiknya inklusi keuangan akan menurunkan angka kemiskinan. Dengan begitu, pelebaran pasar industri keuangan syariah, terutama microfinance yang bersifat sangat inklusif akan mendorong naiknya pendapatan masyarakat. Kedua, adalah decent work and economic growth, sebagaimana kita ketahui, keuangan syariah terkait erat dengan sektor riil. Maka, pertumbuhan keuangan syariah akan mendorong pertumbuhan di sektor riil pula. Ketiga adalah reduced inequalities, Poin ini berkaitan pula dengan poin partnership for the goals. Keuangan syariah banyak menerapkan kontrak yang bersifat partnership. Konsep yang diusung oleh industri keuangan syariah adalah pembiayaan, bukan kredit. Posisi kedua pihak dalam konsep pembiayaan tentu lebih imbang dibanding konsep kredit. Selanjutnya sistem bagi hasil yang diterapkan sebagai pengganti sistem bunga dapat meminimalisasi potensi pengerukan kekayaan dari satu pihak ke pihak lain dan dengan begitu akan menurunkan ketidakadilan.

“Sehingga kami mengangkat tema “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDG)”.

TujuanTargetPeserta
  1. Memberikan pemahaman kepada civitas akademika dan para praktisi tentang berbagai masalah dan tantangan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan yang berkelanjutan.
  2. Menggali berbagai pemikiran-pemikiran kontributif dan solutif untuk menjawab berbagai tantangan dalam pengembangan ekonomi islam.
  3. Menghasikan berbagai riset-riset yang memuat isu-isu kekinian berkaitan dengan tema ekonomi syariah yang selanjutnya dapat dimuat di beberapa jurnal terakreditasi.
  1. Diperoleh rumusan kontributif untuk melakukan pembaharuan dan pengembangan keilmuan ekonomi syariah.
  2. Terwujudnya bahan akademik pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sesuai dengan perkembangan zaman
  3. Diterbitkanya berbagai jurnal yang memiliki nilai kontributif dalam keilmuan ekonomi syariah.
  1. Perguruan Tinggi Jawa Tengah
  2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam seluruh Indonesia
  3. Kantor Akuntan Publik
  4. Praktisi Keuangan
  5. Mahasiswa Pascasarjana

Narasumber dalam kegiatan ini antara lain:

  • Wimboh Santoso, SE., M.Sc., Ph.D – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
  • Moh. Hadi Santoso – Direktur Utama BRI Syariah
  • Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag – Guru Besar Ekonomi Islam UIN Walisongo Semarang
  • Drs. M. Yusuf Wibisana, M.Ec., Ak., CPA. – Ketua Kompartemen Akuntansi Syariah